Penuh Haru dan Khidmad, Milad Madrasah ke-65 Berpadu Pisah Kenang Purna Tugas Ustadz A.C. Musyafak Ratno


Suasana haru dan khidmad menyelimuti peringatan Milad Madrasah ke-65 MI Nurul Islam Purwosono yang dirangkai dengan pisah kenang purna tugas guru senior, Ustadz A.C. Musyafak Ratno, pada kegiatan istighosah dan doa bersama yang digelar di lingkungan madrasah.


Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh warga madrasah, mulai dari pengurus madrasah, para asatidz dan asatidzah, wali murid, serta siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 6. Hadir pula tamu undangan, di antaranya Pengawas Madrasah Abah Fariq Su’udi, S.Pd, Kepala Desa Purwosono Abah Hendrik Martono, S.E., serta tokoh masyarakat setempat.


Acara diawali dengan istighosah dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang madrasah yang telah memasuki usia ke-65 tahun. Doa dipanjatkan agar MI Nurul Islam Purwosono senantiasa diberi keberkahan, istiqamah dalam mencetak generasi berilmu, berakhlakul karimah, serta mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Momen semakin mengharukan saat memasuki agenda pisah kenang purna tugas Ustadz A.C. Musyafak Ratno, sosok pendidik yang telah mengabdikan dirinya di MI Nurul Islam Purwosono sejak tahun 1983. Lebih dari empat dekade, beliau dikenal sebagai guru yang sabar, istiqamah, dan penuh keteladanan dalam mendidik serta membimbing para siswa.


Dalam sambutan dan ungkapan apresiasi yang disampaikan, pihak madrasah menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa, dedikasi, serta pengabdian Ustadz Musyafak Ratno yang telah menjadi bagian penting dari sejarah dan perkembangan madrasah.

Pengawas Madrasah, Abah Fariq Su’udi, S.Pd, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang sarat nilai spiritual dan penghormatan kepada guru. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi teladan bahwa madrasah tidak hanya mendidik secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi adab, tradisi, dan penghargaan terhadap jasa para pendidik.


Sementara itu, Kepala Desa Purwosono Abah Hendrik Dwi Martono, S.E., turut mengapresiasi peran MI Nurul Islam Purwosono yang selama puluhan tahun telah berkontribusi besar dalam dunia pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda di Desa Purwosono.


Acara ditutup dengan doa khusus untuk Ustadz A.C. Musyafak Ratno agar senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan umur, serta pahala jariyah atas ilmu yang telah diamalkan dan diajarkan selama masa pengabdiannya. Milad ke-65 ini pun menjadi momentum refleksi, syukur, dan penguatan komitmen bersama untuk terus memajukan MI Nurul Islam Purwosono di masa mendatang.


Penulis:
Abdul Holiq, S.Pd




















































































































Post a Comment

Lebih baru Lebih lama