Semarak Pondok Ramadhan 2026: Siswa Antusias Sholat Dhuha, Tadarus Al-Qur’an, dan Kajian tentang Risalatul Mahid


Lumajang — Kegiatan Pondok Ramadan di madrasah berlangsung dengan penuh khidmat pada hari Kamis (12/03/2026). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 6 ini menjadi pembuka rangkaian program pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadan.




Acara diawali dengan pembukaan resmi oleh Kepala Madrasah, Ustadza Ulya Faidah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Pondok Ramadan merupakan momentum penting bagi para siswa untuk meningkatkan keimanan, memperdalam ilmu agama, serta membiasakan diri dengan berbagai amalan ibadah di bulan Ramadan. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, dan niat ibadah.



Setelah pembukaan, para siswa melaksanakan shalat Dhuha berjamaah yang dilanjutkan dengan kegiatan tadarus Al-Qur’an. Kegiatan ibadah tersebut dibimbing dan didampingi oleh Ustadz Ghofar dan Ustadz Rizki, sehingga para siswa dapat membaca Al-Qur’an dengan tertib serta mendapatkan bimbingan dalam memperbaiki bacaan mereka.




Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kajian materi Risalatul Mahid yang disampaikan oleh Ustadza Ilyati. Dalam kajian tersebut, para siswi mendapatkan pemahaman tentang fiqih wanita, khususnya mengenai haid dan hal-hal yang berkaitan dengan ibadah. Materi ini disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar para siswa, khususnya siswi, dapat memahami dasar-dasar hukum dalam Islam.


Para siswa terlihat sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Selain menambah pengetahuan agama, kegiatan Pondok Ramadan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, serta membangun kebiasaan beribadah sejak usia dini.


Dengan dimulainya Pondok Ramadan ini, pihak madrasah berharap para siswa dapat mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta membentuk karakter religius yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.



Penulis:
Abdul Holiq



















Post a Comment

Lebih baru Lebih lama