MI Purwosono – Suasana ceria dan penuh semangat menyelimuti pangkalan MI Nurul Islam Purwosono pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Gugus Depan (Gudep) Ki Hajar Dewantara (KIDEWA) kembali menggelar kegiatan Latihan Pramuka Rutin yang dikemas secara interaktif, menyenangkan, dan kaya akan nilai-nilai edukasi bagi para anggota Pramuka Penggalang.
Latihan rutin kali ini diikuti secara antusias oleh seluruh siswa-siswi penggalang dari kelas 4, 5, dan 6. Menggabungkan konsep pendalaman materi wawasan kebangsaan dan permainan ketangkasan kelompok, kegiatan yang berpusat di halaman madrasah ini berjalan sangat dinamis di bawah bimbingan Pembina Pramuka, Kak Abdul Holiq.
Menyelami Lambang Negara dan Sejarah Kepemimpinan Bangsa
Pada sesi utama pembekalan materi, Kak Abdul Holiq mengajak para penggalang untuk memperdalam rasa cinta tanah air melalui pemahaman simbol-simbol negara dan sejarah bangsa. Pembahasan difokuskan pada tiga pilar materi kebangsaan:
Bendera Negara (Sang Merah Putih): Para peserta diajak memahami sejarah pergerakan Sang Merah Putih, makna filosofis warna merah dan putih.
Lambang Negara Garuda Pancasila: Penggalang diajak membedah setiap elemen pada burung Garuda, mulai dari jumlah bulu pada garuda, cengkeraman pita Bhinneka Tunggal Ika, perisai Pancasila, hingga makna kesucian dan keberanian di dalamnya.
Sejarah 8 Presiden Indonesia: Materi ini mengenalkan rekam jejak kepemimpinan para Presiden Republik Indonesia dari masa ke masa—mulai dari Ir. Soekarno hingga presiden ke-8—guna meneladani nilai kepemimpinan, perjuangan, dan dedikasi mereka bagi bangsa.
Keseruan Ice Breaking Games dan Tantangan LKPD
Agar proses belajar tidak membosankan, sesi penyampaian materi diselingi dengan berbagai ice breaking serta games kekompakan tim. Tawa riang dan sorak gembira dari tiap-tiap regu menghidupkan suasana latihan, sekaligus menguji fokus serta kerja sama antaranggota.
Tak berhenti pada teori, pemahaman para penggalang diuji secara langsung melalui pengisian Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis kelompok. Salah satu tugas interaktif yang paling menarik adalah menganalisis dan menghitung secara rinci jumlah bulu pada Lambang Garuda Pancasila:
17 pasang bulu pada masing-masing sayap,
8 helai bulu pada ekor,
19 helai bulu di bawah perisai/pangkal ekor, dan
45 helai bulu pada leher.
Lewat tugas ini, para peserta diajak menyadari secara visual bahwa jumlah bulu Garuda merupakan simbol dari histori tanggal Kemerdekaan Republik Indonesia, yakni 17 Agustus 1945.
Mendidik Generasi Penggalang yang Berkarakter
Melalui kombinasi antara materi wawasan kebangsaan, permainan kekompakan, dan penugasan LKPD yang interaktif, Gudep KIDEWA MI Nurul Islam Purwosono terus berkomitmen melahirkan generasi penggalang yang tidak hanya tangkas dalam ketrampilan kepanduan, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, cerdas, serta berkarakter gotong royong.
Salam Pramuka!
Penulis :
Abdul Holiq

.jpg)











Posting Komentar